Ketimpangan antar wilayah merupakan salah satu tantangan pembangunan terpenting di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi selama dua dekade terakhir terkonsentrasi di kawasan barat Indonesia, yang menyumbang sekitar 80 persen PDB. Semakin ke timur, ekonomi daerah semakin tertinggal, terlepas dari kenyataan bahwa wilayah timur Indonesia kaya akan sumber daya alam. Meskipun pertumbuhan yang berkelanjutan telah menghasilkan pengentasan kemiskinan yang signifikan, manfaatnya belum terdistribusi secara merata.

Mengatasi ketimpangan regional merupakan prioritas bagi pemerintah Indonesia. Salah satu strategi utama agenda Nawa Cita Presiden Joko Widodo adalah untuk ‘membangun Indonesia dari pinggiran’. Ini mencakup investasi besar di bidang infrastruktur untuk memperbaiki transportasi dan konektivitas, strategi untuk mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan di luar Jawa, serta upaya untuk mempercepat pengembangan kawasan perbatasan, kepulauan terluar, dan daerah tertinggal.

IDF 2018 akan mendorong diskusi terbuka mengenai isu-isu dan tantangan utama dalam mengatasi laju pembangunan manusia dan ekonomi yang tidak merata di seluruh Indonesia. Acara ini akan menampilkan penelitian dan praktik yang berhasil dari para ahli dan praktisi, dengan tujuan menghasilkan rekomendasi untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

Video
IDF 2018: Terobosan untuk Mengatasi Ketimpangan antar Wilayah Nusantara

PROSIDING
IDF 2017

Lihat PDF

PENGAJUAN MAKALAH

Undangan mengajukan abstrak tentang sub tema untuk IDF 2018 sekarang telah dibuka. Abstrak tidak boleh lebih dari 250 kata dan dapat diajukan dalam bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Batas akhir pengajuannya adalah 8 Mei 2018. Pengumuman mengenai penerimaan akan disampaikan pada 8 Juni 2018.

Kirim Makalah Anda

VENUE


Event Venue at Jakarta, Indonesia

Gama Tower, Jakarta

Jl. Rasuna Said Kav. C-22

Kuningan, Jakarta Selatan