• Sukardi
    Sukardi
    Mahasiswa

Pembangkit Listrik Mikrohidro Tingkatkan Perekonomian Indonesia

May 30, 2018

Wakil Gubernur BEM FEB Unmul

Listrik merupakan energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Seluruh kegiatan manusia setiap hari tidak terlepas dari listrik. Namun, di abad ke–21 ini, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa menikmati listrik dengan optimal. Dengan kondisi geografis indonesia yang memiliki banyak sungai, hal ini berpotensi untuk masyarakat sekitar menciptakan listrik dengan memanfaatkan aliran air melalui ukuran pembangkit listrik yang relatif lebih kecil daripada PLTA atau biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. 

PMLTH menghasilkan arus listrik  berkisar 200 KW. Bentuknya yang ringkas serta biaya pembangunan yang lebih murah dapat menjadi jalan keluar bagi daerah daerah di Indonesia yang selama ini sulit untuk mendapatkan pasokan listrik. PLTMH dapat di letakkan di sekitar aliran sungai yang cukup deras seperti air terjun, aliran air yang memiliki struktur menurun, sehingga dapat menciptakan listrik untuk daerah di sekitarnya.

PLMTH di Indonesia perlu untuk dikembangkan lagi selain berpotensi menghasilkan listrik yang murah untuk masyarakat di Indonesia. Dengan mikrohidro, produktifitas perekonomian masyarakat desa juga mengalami peningkatan. Terdapat berbagai macam benefit dari apa yang dihasilkan oleh Mikrohidro seperti Industri kreatif yang berasal dari rumah ke rumah, akses pertanian dan akuakultur menjadi lebih baik, mengontrol banjir, bahkan dapat dijadikan tempat wisata berbasiskan lingkungan.PLMTH tentu dapat diterima oleh masyarakat khususnya di pedesaan karena pembangunannya yang sangat memperhatikan aspek lingkungan.

Dewasa ini pertumbuhan penduduk masyarakat Indonesia semakin tidak dapat dikendalikan. Walaupun trend laju pertumbuhan penduduk terus menurun di setiap lustrumnya namun proyeksinya terus meningkat dan telah diprediksi akan mencapai angka 305.652,4 ribu penduduk di tahun 2035 nanti (Bappenas, 2013). 

Semakin banyak jumlah penduduk hidup di suatu negara akan berbanding lurus dengan jumlah energi yang akan dikonsumsi dan yang akan dibutuhkan oleh setiap negara. Hal tersebut merupakan ciri dari keberadaan masyarakat modern dimana tingkat konsumsi dan ketergantungan akan energi semakin tinggi guna memenuhi kebutuhan hidup dan memanfaatkan teknologi (Dr. Hamdi, 2016). 

Data statistik penggunaan listik menurut data Kementrian ESDM,di tahun 2018, Konsumsi listrik Indonesia pada tahun 2017 telah menunjukkan angka 1.012 Kilowatt/Hour per kapita dan angka tersebut akan dipastikan terus meningkat disetiap tahunnya.

Permasalahan muncul ketika penggunaan listrik tersebut masih dihasilkan dari bahan baku tidak ramah lingkungan seperti batu bara dan minyak bumi. Secara otomatis, kebutuhan akan listrik meningkat kebutuhan akan batu bara dan minyak bumi juga ikut meningkat. Meningkatnya kebutuhan batu bara dan minyak bumi akan meningkatkan kemungkinan untuk terus mengekspolitasi bumi. Selain itu pengunaanya pun menghasilkan karbon diokasida atau CO2 yang membawa dampak buruk untuk lingkungan. 

Hal-hal yang membawa dampak buruk terhadap lingkungan akan menyebabkan menurunnya  daya dukung lingkungan yang berarti kemampuan alam untuk mendukung kegiatan populasi makhluk hidup menjadi terancam (Kementrian ESDM, 2016). Maka dari itu diperlukan sebuah energi alternatif  yang ramah lingkungan, berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomis tinggi  seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). 

Rasio elektrifikasi provinsi di Indonesia saat ini telah berada di angka >70% kecuali Nusa Tenggara dan Papua yang baru mencapai angka 60% (Kementrian ESDM, 2016). Jika dikaji lebih dalam, elektrifikasi provinsi-provinsi di Indonesia harusnya sudah mampu berada di atas rasio tersebut minginggat sumber daya air yang ada di Indonesia sangatlah melimpah, sepertinya tersedia hutan hujan tropis, jumlah waduk yang banyak, dan merupakan negara kepulauan yang mampu menampung air. Jika sumber daya air yang di maksud dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, maka dapat menguntungkan bagi negeri ini. Hal ini merupakan terobosan terbaik untuk membuat PLTMH di Indonesia yang dapat memaksimalkan penggunaan air di Indonesia serta sebagai sumber energy listrik ramah lingkungan (Arifin, 2015).

Potensi PLMTH

Kebutuhan pasokan energi listrik di Indonesia sangat besar untuk mendukung industri yang beroperasi di Indonesia namun sampai saat ini pasokan  tersebut masih sangat bergantung dengan bahan baku non renewable. Di sisi lain, potensi air di Indonesia jika dimaksimalkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dalam hal pengaliran listrik alternatif, seperti contoh Waduk Jatiluhur, Cirata, dan Saguling dapat membantu memenuhi energy listrik di Pulau Jawa dan Bali. 

Potensi besar energi listrik dari tenaga air di Indonesia yang hampir mencapai ±75000 MW. Sayangnya, hanya sekitar ±10% saja yang dapat dimanfaatkan untuk PLTMH atau sebesar 7.500 MW (Pikiran Rakyat, 2007). Saat ini kapasitas terpasang PLTMH hanya 65,76 MW, kurang dari 9% (Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, 2017). 

Semakin majunya teknologi dan terus bertambahnya kebutuhan energi listrik seharusnya diikuti dengan perkembangan listrik yang merata (Febijanto, 2008). Pemanfaatan PLTMH dapat dilakukan di sepanjang aliran sungai yang memiliki karakteristik kapasitas aliran sebagai berikut :

• Metode pemanfaatan Turbin Crossflow : Memiliki tinggi air jatuh 3m – 50m atau debit aliran air rata-rata 25-1500 liter/detik.
• Metode pemanfaatan Turbim Pico Propeler : Memiliki tinggi air jatuh 1m – 6m atau debit aliran air rata-rata 100-700 liter/detik.

Berdasarkan metode pemanfaatan PLTMH tersebut maka tercatat jumlah sungai di Indonesia yang memiliki daerah pengaliran lebih dari 100km2 dan dapat dimanfaatkan sebagai PLTMH sebagai berikut :
 

Pulau

Jumlah Sungai

Sumatera

11

Jawa

51

Kalimantan

10

Sulawesi

38

 

PLTMH dengan sistem penyimpanan di waduk yang besar dapat menyimpan energi selama kurun waktu yang cukup panjang bahkan bertahun-tahun dengan menyediakan layanan fleksibilitas dan grid (International Renewable Energy Agency, 2012)

Peluang untuk memanfaatkan potensi besar PLTMH sebenarnya telah mampu dibaca degan baik oleh para investor dan pihak terkait terbukti dari terus dilakukannya pembangunan. Menurut sumber laman resmi statistika EBTKE Kementrian ESDM, telah tercatat sebanyak 47 titik lokasi PLTMH yang akan dibangun dengan total kapasitas 2.605,76 MW. 

Lokasi

Jumlah

Kapasitas

Pulau Sumatera

15 Titik

404.4 kw

Pulau Jawa

2 Titik

39.4 kw

Pulau Kalimantan

4 Titik

498.9 kw

Kepulauan                Nusa

Tenggara

10 Titik

628 kw

Pulau Sulawesi

6 Titik

222.7 kw

Pulau Papua

10 Titik

812.36 kw

Sisi Ekonomi

Dilihat dari sisi ekonomi, penggunaan PLTMH untuk memasok energi listrik di Indonesia memiliki nilai ekonomis tinggi. PLMTH tidak memerlukan biaya investasi yang terlalu besar dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan listik masyarakat. Jika dimaksimalkan pemanfaatannya, pembangkit listrik ini dapat menambah rasio kelistrikan Indonesia. 

Dalam pengoperasian PLTMH semakin besar kapasitas pembangkitannya, maka akan menyebabkan biaya pembangunan per kW menurun berkisar Rp 16.000.000–Rp 17.000.000 untuk kapasitas 40 kW – 50 kW. Perhitungan tersebut dapat dijadikan acuan apabila pembangunan dilakukan oleh swasta dengan sumber dana di luar bantuan pemerintah. Kekuatan ekonomi dari adanya pembangkit listrik energi mikro hidro tersebut tidak hanya sangat menguntungkan bagi konsumen saja, melainkan untuk produsen (pemerintah) dan bahkan investor. Dalam investasi untuk jenis energi tersebut dapat meraih pembalikkan modal hanya dalam jangka waktu 4 tahun bila melakukan investasi 1 unit PLTMH dengan kapasitas 1 megawatt sebanyak US$ 2 Juta. (Alpen Steel, n.d.).

Banyak faktor yang menjadi tambahan benefit untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro seperti waduk yang sering digunakan untuk pertanian, baik air asin maupun air tawar melalui akuakultur, dan tentunya  dapat mengendalikan banjir. Bahkan, beberapa bendungan juga biasanya menyediakan aliran irigasi yang stabil untuk peternakakan dan pertanian masyarakat sekitar. Jika dikaji lebih dalam, adanya keterjangkauan energi listrik akan menarik minat investor datang ke daerah tersebut untuk membangun sebuah perusahaan baru dan bukan tidak mungkin pertumbuhan ekonomi akan meningkat. Para orang tua dapat mengerjakan pekerjaannya menjadi lebih cepat dan mudah, sedangkan anak-anak dengan mendapatkan informasi, pembelajaran, pengetahuan dan wawasan yang lebih luas, nilai tambah dari adanya listrik tentu akan meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di wilayah pedesaan (Wårlind, 2006).

Aspek Green Economics

PLTMH sebagai salah satu sumber energi baru terbarukan memiliki kelebihan ramah lingkungan dan tidak menyebabkan kerusakan alam seperti energi fossil. Kerusakan-kerusakan yang terjadi menjadi bukti kegagalan populasi untuk menjaga, melestarikan dan penghormatan terhadap planet dan hal tersebut jika terus dibiarkan akan mempercepat terjadinya perubahan iklim (Cato, 2009a). Teknologi yang digunakan untuk PLTMH faktanya sudah dapat memenuhi kebutuhan beberapa wilayah pedesaan di Indonesia yang pada dasarnya tidak mendapatkan akses listrik dengan baik. Bukan tidak mungkin jika dimaksimalkan, pemanfaatanya dapat memberikan pemerataan listrik di Indonesia.

Selain itu PLTMH di pedesaan selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk penerangan, tetapi juga dapat berkontribusi untuk kegiatan produktif skala kecil penunjang industri rumah seperti kerajinan rakyat ataupun sektor pertanian untuk pasca panen, dan peternakan. Energi ramah lingkungan tersebut dapat dikatakan membantu masyarakat desa dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. 

Untuk mencegah terjadinya masyarakat tertinggal sudah seharusnya potensi PLTMH ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin dengan mempertimbangkan beberapa aspek. Di antaranya adalah aspek teknis, lingkungan dan sosial ekonomi untuk mewujudkan pemerataan energi listrik di desa tertinggal dan terpencil di Indonesia (Kholiq, 2015).

Penulis mencoba untuk membedakan konsep need dan want untuk mengkritik konsumsi listrik yang terus meningkat yang diiringi dengan meningkatnya eksploitasi terhadap alam untuk memenuhi kebutuhan serta diciptakan hanya untuk dimanipulasi menjadi kebutuhan industri. Tidak seharusnya selalu mengenai produktivitas dan income atau aspek kuantitas namun terkadang harus lebih fokus pada aspek kualitas karena kesetaraan dan keadilan merupakan inti dari apa yang harus individu lakukan (Cato, 2009b). 

Jadi menurut konsep tersebut, keberadaan PLTMH atau energy alternative adalah sebuah kebutuhan akan keadaan saat ini dan sebagai langkah cepat menuju Ekonomi steady-state. Ekonomi steady- state adalah suatu konsep ekonomi yang menyeimbangkan antara pemanfaatan dan pemberdayaan lingkungan dan memperhatikan keberlanjutan dalam jangka panjang. Konsep tersebut mengandung beberapa nilai diantaranya :

• Menghormati bumi karena bumi merupakan sumber daya satu satunya yang paling langka
• Memanfaatkan sumber daya seefektif dan seminimal mungkin untuk mencapai produktivitas yang maksimal
• Lebih berfokus mengenai bagaimana kualitas dapat tercapai tidak semata- mata untuk kuantitas
• Memperhitungkan jumlah populasi yang memanfaatkan sumber daya
• Memperhatikan dan memperhitungkan secara cermat kemampuan bumi untuk melakukan regenerasi
• Memperhitungkan limbah yang dihasilkan dari dampak perekonomian (Cato, 2009)
 

Sumber :

Alpen Steel. (n.d.). Analisa Perhitungan Mikrohidro. Retrieved February 14, 2018, from http://www.alpensteel.com/article/117-104-energi-sungai-pltmh-- micro-hydro-power/166--analisa-perhitungan-mikrohidro

Arifin, M. (2015). Makalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Retrieved February 16, 2018, from http://miftah18arifin.blogspot.co.id/2015/12/makalah-pembangkit-listrik- tenaga-mikro_14.html

Bappenas. (2013). Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035. Jakarta. https://doi.org/2101018

Cato, M. S. (2009). Green Economics (1st ed.). London: Earthscan.


Komentar
  • Generic placeholder image
    Sukardi - 30 May 2018 9:12
    Indonesia Juga Bisa Membuat Lompatan-Lompatan Dahsyat
  • Generic placeholder image
    Mujihat - 30 May 2018 9:50
    Ide yang bagus untuk Indonesia,maju terus anak muda.kamu pasti bisa
  • Generic placeholder image
    Mirnawati - 30 May 2018 13:00
    Pemikiran yang bagus bro,semangat dalam memberikan ide dan gagasan untuk Indonesia
  • Generic placeholder image
    Wahyuli Dian Fitri - 30 May 2018 14:06
    PLTMH adalah membangun perekat hubungan positif antara hutan dan masyarakat. Ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat di dalam dan sekitar hutan agar secara swadaya bersedia menjaga dan melestarikan fungsi hutan. Maju terus kak dalam memikirkan Indonesia
  • Generic placeholder image
    Karina Sundari - 30 May 2018 14:33
    Rekomendasi untuk pemerintah, maju terus kak
  • Generic placeholder image
    Siti Nur Kholifah - 30 May 2018 18:59
    Ya, Seperti yang kita ketahui listrik telah menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. PLTMH diharapkan pula menjadi pemacu masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih produktif. SEMANGAT.
  • Generic placeholder image
    Abdul rahmam halid - 30 May 2018 19:42
    Maju terus brother untuk membangun indonesia yang berkemajuan multisektoral , kita yakini perubahan indonesia di tangan pemuda yang berkemajuam yang sifatnya inovatif dalam memberantas kesenjangan sosial
  • Generic placeholder image
    Purnama Tya - 31 May 2018 3:14
    Nice idea kardy! Keep it up
  • Generic placeholder image
    Agustin Dwi Damayanti - 31 May 2018 15:23
    Ide bagus dan layak untuk solusi Perekonomian Indonesia
  • Generic placeholder image
    Rahma Aulia - 31 May 2018 15:35
    sudah seharusnya potensi PLTMH ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin dengan mempertimbangkan beberapa aspek, mantaplah ka
  • Generic placeholder image
    Mohammad Reza Munandar - 2 Jun 2018 8:48
    Jika pemikiran revolusioner ini terdapat pada 10 pemuda di Kalimantan Timur niscaya provinsi ini akan menjadi provinsi yang terdepan di Indonesia
  • Generic placeholder image
    Idet Arianto Putra - 3 Jun 2018 22:36
    Mantap bro solusinya
  • Generic placeholder image
    Gidion Tefa - 4 Jun 2018 10:13
    Pemikiran yang inovatif brother.. Memang akses terhadap energi adalah salah satu pendorong utama pembangunan terutama untuk pengembangan energi baru terbarukan yang bisa dikembangkan di daerah pedesaan dan terpencil yang sulit dijangkau. Pemikiran tentang PLTMH ini menjadi satu solusi yang sangat baik dengan memanfaatkan potensi daerah untuk menciptakan akses energi yang terjangkau dan bersih serta kurangnya emisi yang dihasilkan.. Semangat terus brother...
  • Generic placeholder image
    Irvan Sulistiawan - 6 Jun 2018 7:59
    Melalui pembangunan PLTMH diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga pelestarian hutan dan pengelolaan daerah tangkapan air secara baik agar menjamin tersedianya keberlangsungan ketersediaan air sebagai sumber utama penghasil energi listrik. Dengan adanya manfaat langsung bagi masyarakat tersebut, maka upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan kehutanan dapat diwujudkan lebih optimal.
  • Generic placeholder image
    Irvan Sulistiawan - 6 Jun 2018 8:00
    Tenaga Mikrohidro sangat penting dalam membantu pemerintah menanggulangi krisis energi yang sedang terjadi saat ini terutama untuk meningkatkan rasio kelistrikan pada daerah-daerah yang tidak mampu dijangkau jaringan listrik PLN
  • Generic placeholder image
    Irvan Sulistiawan - 6 Jun 2018 8:01
    Indonesia memiliki topografi pegunungan yang tersebar hampir di seluruh wilayah. Pada umumnya, pegunungan bertekstur terjal dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit. Kondisi ini menghambat pembangunan infrastruktur oleh pemerintah atau swasta, karena biaya dan perawatan tidak berimbang dengan hasil yang didapat. Oleh karena itu,listrik masih menjadi sesuatu yang mahal bagi masyarakat pegunungan Daerah pegunungan memiliki energi listrik yang besar dalam bentuk air. Sebagian daerah pegunungan terdapat sumber mata air yang mengalir melalui sungai-sungai sepanjang tahun. Aliran sepanjang tahun dan mempunyai ketinggian dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Maju teruss broo
  • Generic placeholder image
    Derviansyah - 6 Jun 2018 11:49
    Indonesia butuh ide ini dan bagus diterapkan untuk daerah yang butuh akses listrik
  • Generic placeholder image
    Eka Damayanti - 7 Jun 2018 3:12
    Inovatif, kreatif, dan recomended. Semoga solusi yang diberikan dapat segera terealisasi secara keseluruhan dan dimanfaatkan secara optimal. Semangat kak
  • Generic placeholder image
    Aisa - 7 Jun 2018 9:35
    Sukak dn setuju skali sma idenya..Semoga bisa segera diterapkan di Indonesia..Ganbatte kak !!
  • Generic placeholder image
    Almah - 7 Jun 2018 9:46
    Good idea! Cocok dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Semoga dapat terealisasi dan diterapkan, semangat dan terus berkarya kak :)
  • Generic placeholder image
    herwin - 7 Jun 2018 12:04
    Keren! Sudah saatnya Indonesia berbenah diri
  • Generic placeholder image
    Upik Refita - 7 Jun 2018 13:18
    Luar biasa mantap, sangat bagus untuk di aplikasikan idenya
  • Generic placeholder image
    Aulia Furqon - 7 Jun 2018 13:23
    Mantap!! Ide dan gagasan seperti ini sangat di butuhkan,pemuda seharusnya menjadi agen perubah! ini bisa di terapkan di daerah pelosok yang masih membutuhkan listrik
  • Generic placeholder image
    Thiya septriana - 7 Jun 2018 17:29
    Semangat kar !!!!!!
  • Generic placeholder image
    Farah afifah - 7 Jun 2018 20:40
    Luarbiasa potensi PLTMH. Semangat terus untuk mengoptimalkan potensi PLTMH ka. Semoga cepat terealisasi dan dapat mensejahterakan masyarakat!
  • Generic placeholder image
    Suci Marinda Putri - 8 Jun 2018 4:02
    Ide yang bagus dalam memberikan solusi, kalau saya bersepakat bahwa ini bisa menjadi rujukan ke pemerintah untuk di prioritaskan, apalagi daerah yang sulit mendapat listrik.
  • Generic placeholder image
    agung bagus prasetyo - 8 Jun 2018 4:26
    Ide yg inspiratif dan kreatif. Semoga terlaksana ke depan nya.
  • Generic placeholder image
    Muhammad khumeini - 8 Jun 2018 12:11
    Sebuah ide yang bagus. Ada hal yang utama sebenarnya dari semua itu, yaitu realisasinya..Ditunggu ya.
  • Generic placeholder image
    siti ulim - 8 Jun 2018 20:10
    Ide yang bagus buat pemerintah
  • Generic placeholder image
    Sigit Untoro - 9 Jun 2018 8:35
    Kebutuhan pasokan energi listrik di Indonesia sangat besar untuk mendukung industri yang beroperasi di Indonesia namun sampai saat ini pasokan tersebut masih sangat bergantung dengan bahan baku non renewable. Di sisi lain, potensi air di Indonesia jika dimaksimalkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dalam hal pengaliran listrik alternatif, seperti contoh Waduk Jatiluhur, Cirata, dan Saguling dapat membantu memenuhi energy listrik di Pulau Jawa dan Bali Jade saya Rosa in solusi mass depan bags Indonesia kedepan
  • Generic placeholder image
    Ari Ahmad - 9 Jun 2018 9:08
    Mantap. Lanjutkan Sodara. Teruskan Peranmu Untuk Memajukan Bangsa ini. Indonesia Butuh Anak Muda yang Solutif.
  • Generic placeholder image
    Dahlia Haryati - 10 Jun 2018 7:20
    Strategi MONEV (Monitoring & Evaluation) ini penting dari sisi engineering, sbg evaluasi efektifitas kerja PLTMH kedepan, apakah sudah optimal atau belum? Perlu keterlibatan masyarakat sbg sarana pengembangan sumber daya manusia. Sedangkan tingkat pemahaman masyarakat desa berbeda dengan masyarakat kota yg lebih melek teknologi. Suatu ide belum dikatakan berhasil apabila belum memberikan manfaat yg dirasakan langsung oleh objek, dalam hal ini masyarakat desa yg terlibat. Jadi bukan hanya pekerja proyek PLTMH, engineer, dan pemerintah, serta pihak terkait saja yg berperan. In this case, Permasalahan utama PLTMH adalah, 1. Kondisi geografis, 2. Tingkat pemahaman & keterlibatan masyarakat 3. Potential-Cost yg dikeluarkan akan lebih besar ketimbang pemasukan asli daerah terutama pada sisi perencanaan (termasuk survey dan eksplorasi wilayah) serta sisi perawatan (maintenance). Ujicoba PLTMH yg paling efektif adalah skala industri rumahan (home industry) yg akan menunjang kebutuhan listrik untuk produksi serta menekan pengeluaran dikarenakan konsumsi listrik berlebih. Semangat terus kak, ini hanya sedikit Kritik saya. Saya mendukung pemuh ide yang kakk tuliskan, semoga semakin banyak karya" anak bangsa yang membangun negeri ini.
  • Generic placeholder image
    Aditya Ferry - 11 Jun 2018 5:59
    Menurut saya beberapa hal yang sedikit digaris bawahi tentang pembangunan PLTMH telah masuk dalam PSN dan APBN. Dari segi political will, gagasan ini sangat mungkin dieksekusi. Ditambah pemerintah lebih mengutamakan pembangunan di daerah 3T. Lalu sedikit hal yang coba dianalisis lebih dalam dari segi investasi dan ketenagakerjaan. Misalnya seberapa banyak akan mengundang investor untuk turut andil membangun PLTMH. Rata-rata proyek yang berkolaborasi dengan bantuan tangan pihak swasta lebih bertahan lama. Lalu dari ketenagakerjaan, seberapa banyak akan melibatkan masyarakat sekitar dalam tahap pembangunan PLTMH. Sehingga dalam prosesnya, proyek itu mendominasi dari sosial empowerment untuk pengentasan masalah jangka pendek. Masyarakat sudah diuntungkan sejak adanya PLTMH. Ditengah banyaknya kasus pembangunan infrastruktur yang menggusur keberadaan masyarakat. Gagasan PLTMH mampu menjadi alternatif. Saya berharap ide tersebut dapat menjadi masukan yang baik untuk pemerintah ditengah semakin rendahnya kapasitas cadangan SDA di Indonesia. Bravo
  • Generic placeholder image
    Abdul Hamid Harahap - 11 Jun 2018 11:12
    Mantap, Indonesia butuh pemuda yang ambisius
  • Generic placeholder image
    m.ahsanul khalikin - 11 Jun 2018 19:41
    Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro merupakan teknologi penyediaan listrik berkelanjutan dan sangat populer untuk menyediakan listrik di wilayah pedesaan terpencil yang memiliki sumber energi hidro. Teknologi PLTMH telah didesain oleh tenaga ahli dalam negeri, dan sebagian besar mesin dan peralatan instalasi sudah bisa diproduksi oleh pabrikan dalam negeri. PLTMH menggunakan sistem aliran sungai, dan hanya akan memproduksi listrik jika ada air, sehingga keberadaan debit sungai akan mempengaruhi terhadap keberlanjutan produksi listrik. Aktivitas di hulu sungai, seperti penebangan pohon akan berpengaruh langsung terhadap kontinyuitas debit sungai, kualitas air sungai (siltation) dan pada akhirnya mempengaruhi keberlangsungan produksi listrik. Korelasi langsung antara penggundulan hutan dengan produksi listrik yang dibutuhkan masyarakat pedesaan sekitar hutan akan menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan. Oleh karena itu penerapan teknologi PLTMH dapat digunakan sebagai media untuk mengurangi penggundulan (deforestation) dan penurunan fungsi (degradation) hutan. Semangat bro
  • Generic placeholder image
    Sulaiman - 11 Jun 2018 22:09
    Saya rasa ini ide yang cemerlang, semangat brother
  • Generic placeholder image
    Dwi Luthfi - 12 Jun 2018 10:01
    Gagasan yang berangkat dari kebutuhan. Super. Siap menunggu sampai diaplikasikan. Sukses Sukardi !
  • Generic placeholder image
    indraharid - 12 Jun 2018 12:56
    Idenya keren apalagi ini cocok dengan kondisi geografis yang ada di kalimantan yang banyak sungai dan aliran anak sungainya cuma yang perlu di perhatikan dari segi efektivitas dari sistem ini
  • Generic placeholder image
    Umiriyana - 12 Jun 2018 13:00
    Salah satu ide yang bagus , mudahan dapat dianalisis lebih lanjut dan dapat diaplikasikan kedepannya.
  • Generic placeholder image
    Eka Nur Amalia - 13 Jun 2018 7:57
    good idea kak! semoga ide ini dapat dipertimbangkan dan dianalisis lebih lanjut oleh pemerintah agar ke depannya bisa diaplikasikan. semangat kak kardy:)
  • Success!
    Failed!
--> -->