• Agustinus MBP Fahik, SIP, MA
    Agustinus MBP Fahik, SIP, MA
    Agustinus MBP Fahik, S.IP, MA (Kawin, 46) Email: fahikagus@yahoo.co.id & fahikagus@gmail.com Phone: (0380) 8438393 / 08123994948 Alamat Kantor : Bappeda Provinsi NTT. Jalan Polisi Militer no 2. Kupang. 85111. NTT Alamat Rumah : Jalan Kenanga No 3. Kelurahan Naikolan. Kota Kupang. 85142. NTT Riwayat Pendidikan Waktu Pendidikan Universitas 2007 - 2009 Pasca Sarjana Politik Lokal dan Otonomi Daerah S2) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 1996 - 1999 Sarjana Ilmu Pemerintahan (S1) Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang 1991 - 1994 Ahli Madya Pemerintahan (DIII) Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Jatinangor Riwayat Lapangan Kerja Waktu Nama Instansi dan Lokasi Nama Jabatan dan…
Papers

REVOLUSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

2018

Abstraksi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 merupakan angka tertinggi sejak tahun 2014, dengan sumber pertumbuhan ekonomi adalah industri pengolahan, yakni 0,91 %, sektor konstruksi sebesar 0,67 %, perdagangan 0,59 persen, dan pertanian 0,49 %. Sedangkan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional November 2017 sebesar 103,07 atau naik 0,28 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,57 % lebih besar dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,29 %. Sektor pertanian, peternakan dan perikanan memiliki peran dalam hal penyerapan tenaga kerja paling banyak sekitar 32% atau hampir 50 juta orang. Yang perlu dicermati adalah dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, bagaimana dampaknya secara cepat dalam menurunkan jumlah penduduk miskin. Seberapa banyak penduduk miskin yang terlibat langsung dalam sector penggerak pertumbuhan ekonomi tersebut ?. Kenaikan NTP apakah langsung dinikmati penduduk miskin yang bekerja di sector pertanian ? ataukah yang menikmati adalah pedagang perantara hasil pertanian dan pemilik modal besar yang menginvestasikan modalnya di sector pertanian ?. Perlu dilaksanakan revolusi pemberdayaan masyarakat desa agar mampu memperkecil rentang waktu dampak pertumbuhan ekonomi terhadap laju penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia melalui penerapan perubahan paradigm karyawan ke wirausahawan, sosial ekonomi pertanian & vokasi pertanian.

Komentar